Hal tersebut yang diterapkan di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM Daan Mogot, Jakarta Barat sebagai antisipasi penyebaran virus corona.
"Ini program social distance dan pencegahan penularan virus di Satpas Daan Mogot," kata Kepala Seksi SIM Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Lalu Hedwin melalui pesan singkat, Jumat (20/3).
Pemohon SIM dibuat jarak untuk mencegah penularan corona. (Foto: CNNIndonesia/Rayhand Purnama Karim JP) |
"Semua berjarak minimal satu meter, jadi meminimalisir sentuhan," kata Lalu.
Pada ruang tunggu, pemohon juga tidak lagi diperkenankan duduk bersebelahan. Ada tanda khusus ditempel yang menandakan bagian tersebut tidak boleh diduduki.
Lalu juga mengatakan pada sudut-sudut Satpas sudah tersedia cairan pencuci tangan. Pengunjung yang ingin masuk juga akan terlebih dahulu diperiksa suhu tubuhnya.
"Kami siapkan juga klinik kesehatan dan tenaga medis. Petugas kami juga menggunakan masker dan sarung tangan," ucap dia.
Lalu menambahkan semua mobil dan motor yang biasa dipakai pemohon buat uji praktik SIM bakal disemprot disinfektan.
"Penyemprotan itu pada saat mulai, istirahat, dan selesai pelayanan. Tapi sebelum dan selesai praktik setiap peserta kamu beri hand sanitizer," kata Lalu. (ryh/mik)
Pemohon SIM dibuat jarak untuk mencegah penularan corona. (Foto: CNNIndonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
No comments:
Post a Comment