Thursday, February 27, 2020

Tips Berkendara GrabWheels Biar Makin Seru dan Aman

Jakarta, CNN Indonesia -- Menjalani kesibukan sehari-hari tanpa jeda membuat tubuh lelah dan pikiran penat. Seringkali rutinitas yang padat membuat lupa bahwa menghibur diri sendiri ternyata begitu penting.

Salah satu aktivitas sederhana yang bisa kamu lakukan agar suasana hati (mood) tetap baik di tengah padatnya rutinitas pekerjaan adalah mencoba kendaraan alternatif jarak dekat dengan mengendarai Grabwheels.

Moda transportasi skuter listrik ini bebas bising dan polusi sehingga dapat membuat tubuh rileks sekaligus membuatmu menghirup udara segar. Bahagia memang sesederhana itu.

Namun, sebelum melakukan perjalanan dengan Grabwheels, wajib perhatikan 7 hal penting berikut ini.

Gunakan pakaian yang nyaman
kamu boleh saja langsung menuju area penyewaan Grabwheels selepas pulang kerja atau beraktivitas lainnya. Hal itu tentu sangat menyenangkan.

Namun, sebelum mengendarainya, kamu harus pastikan dahulu pakaian yang dikenakan. Alih-alih ingin menghibur diri sendiri, salah berpakaian dapat membuat perjalanan Grabwheels kamu menjadi terganggu.

Cek skuter
Perhatikan kondisi skuter sebelum dinaiki, apakah kondisi baterai cukup dan bekerja dengan baik atau sudah pada batas hampir habis. Jika informasi pada baterai menyala namun Grabwheels tidak bisa berjalan, bisa dipastikan Grabwheels perlu diisi ulang dan kamu harus menunggu sampai baterai terisi cukup.

Selanjutnya, pastikan juga bahwa lampu Grabwheels dapat menyala. Hal ini penting ketika kamu melakukan perjalanan, lampu Grabwheels akan berfungsi sebagai rambu bagi pengendara lain.

Pakai helm
Selain memeriksa skuter, kamu juga harus memperhatikan prosedur keamanan dalam berkendara. Grabwheels merupakan kendaraan listrik yang dilengkapi dengan pelindung kepala (helm). Sebagai pelengkap keamanan, kamu juga bisa menggunakan pelindung siku.

Tips Berkendara GrabWheels Biar Makin SeruJangan sepelekan fungsi helm karena bisa melindungi kepalamu dari cedera jika terjatuh dari GrabWheels (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Pengendara berusia 18 tahun ke atas
Sama halnya dengan kendaraan lainnya, Grabwheels juga memiliki aturan untuk batas usia pengendara. Kamu yang ingin memakai Grabwheels, wajib telah mencapai umur 18 tahun. Jika kamu masih di bawah umur 18 tahun tapi nekat naik Grabwheels, bukan tak mungkin kamu akan dijatuhi sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Naik sendirian
Grabwheels memiliki aturan terhadap beban maksimal yang diperbolehkan pengguna, yakni 100 kg. Bagi kamu yang ingin memakai Grabwheels dengan teman, pacar, gebetan, atau bahkan keluarga, sangat tidak diperbolehkan jika kamu menggunakan Grabwheels sambil berboncengan. kamu harus berani mengendarai dan naikGrabwheels sendirian.

Jangan gaya-gayaan
Satu hal yang perlu disadari, skuter listrik bukanlah mainan melainkan moda transportasi alternatif. Karenanya, perilaku berkendara skuter listrik pun harus diperhatikan. Kamu tidak boleh melakukan atraksi-atraksi, gestur, dan manuver berbahaya ketika sedang mengendarai Grabwheels supaya tidak membahayakan diri kamu dan pengendara lainnya.

Jangan lupa 'End Trip'
Jika perjalanan sudah mencapai target kebahagiaan dan keseruan yang diinginkan, kamu wajib melakukan 'End Trip' pada aplikasi melalui barcode yang tersedia.

End Trip juga berfungsi untuk menyelesaikan perjalanan Grabwheels sekaligus sebagai tanda bahwa kamu telah berbagi kepada pengguna lain untuk memakainya. Jika dibiarkan, berisiko menguras saldo Grab-mu. kamu juga tak boleh lupa, selepas End Trip, wajib kembalikan helm pada skuternya.

Sekarang, apakah kamu percaya bahwa bahagia memang sesederhana naik Grabwheels?

Coba saja buktikan pakai Grabwheels dan taati aturannya. Jangan sampai kesibukan membuat kamu ketinggalan menikmati serunya Grabwheels. (fir/fef)

Let's block ads! (Why?)

No comments:

Post a Comment